"nji kamu itu harus belajar dari lingkungan sekitar,belajar dari burung gereja jangan dari burung elang","loh kenapa dari burung gereja??" tanya ku,"sekarang bapak tanya,burung gereja ada tidak di pasar? ada tidak di lingkungan sekitar? ada dimana-mana gak? apa mereka bikin onar? bikin rusuh?,tidak kan?? hidup damai,tidak saling menyakiti,tidak merasa dirinya gagah.Jangan seperti burung elang yang terbang tinggi,merasa dirinya gagah,merasa dirinya kuat,ketika lapar ia turun menukik mencari mangsa,dan yang di mangsa itu seekor anak itik,tersakiti tidak hati induk intik tersebut?? terluka tidak hati induk itik tersebut??.kalau jadi burung gereja itu enak,mau kemana saja tenang tidak punya musuh,damai,ingin kesini gak khawatir di hadang,ingin ke situ tidak khwatir di hadang,intinya hidup dengan damai dan rukun,tidak saling menyakiti".
Belajarlah dari burung Gereja yang hidup damai dan rukun dimana-mana,jangan belajar dari burung Elang yang merasa dirinya gagah,ketika ia menukik mencari makan,semisal yang di makan seekor anak itik,tersakiti tidak hati induk itik tersebut??
~Bapak~
minggu,8 juli 2018

Tidak ada komentar:
Posting Komentar